Pemerintah menyiapkan stimulus untuk menekan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Melalui kebijakan tersebut, tarif penerbangan domestik dipastikan turun sekitar 11 hingga 13 persen untuk membantu mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat pada libur akhir tahun.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa mengatakan, kebijakan penurunan tarif itu telah dibahas bersama sejumlah maskapai penerbangan melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan Direktorat Angkutan Udara.
“Sudah kita lakukan (pertemuan dengan sejumlah maskapai) dan ini (harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi) akan turun 11 sampai 13 persen, stimulus ini,” kata Lukman di Jakarta, Senin.
Stimulus Berlaku Mulai 22 Desember 2026
Kemenhub menjadwalkan pemberian stimulus harga tiket pesawat tersebut berlangsung mulai 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Rentang waktu itu mencakup periode libur Natal dan pergantian tahun yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat.
Kebijakan ini ditujukan untuk membantu menekan biaya perjalanan udara, khususnya bagi penumpang yang menggunakan penerbangan domestik kelas ekonomi.
Dengan penurunan tarif yang diperkirakan mencapai 11 hingga 13 persen, masyarakat diharapkan memperoleh keringanan biaya saat merencanakan perjalanan selama libur akhir tahun.
Kemenhub Telah Berkoordinasi dengan Maskapai
Lukman menjelaskan, rencana penyesuaian harga tiket telah disampaikan kepada seluruh maskapai melalui koordinasi dengan Direktorat Angkutan Udara. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan stimulus pada periode Nataru 2026/2027.
Meski besaran penurunan tarif telah disampaikan, informasi yang tersedia dalam sumber belum merinci mekanisme teknis pemberian stimulus maupun besaran penghematan untuk setiap rute penerbangan.
Karena itu, calon penumpang perlu memperhatikan informasi tarif dari maskapai saat melakukan pemesanan untuk perjalanan pada periode yang telah ditetapkan.
Sumber:Antaranews.com