agenda kota

Gemarikan 2026 di Magelang Libatkan 228 Siswa, Upaya Biasakan Anak Konsumsi Ikan Sejak Dini

Urban Jateng Diterbitkan 15:20 3 menit membaca
Foto: Antaranews.com
Ukuran Teks:
MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan bergizi. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) 2026 dengan menyasar anak-anak usia sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kota Magelang, Rabu (28/10), tersebut diikuti 228 siswa dari 76 SD/MI di wilayah setempat. Melalui program ini, pemerintah ingin membangun kebiasaan mengonsumsi ikan sejak usia dini sekaligus memperkenalkan manfaatnya bagi kesehatan dan perkembangan anak.

Wakil Wali Kota Magelang Sri Harso mengatakan, ikan merupakan salah satu sumber pangan yang memiliki kandungan gizi penting untuk mendukung pertumbuhan anak. Kandungan protein dan omega-3 di dalamnya berperan dalam menunjang perkembangan fisik maupun otak.

“Anak-anak harus gemar makan ikan karena kandungan protein dan omega-3 bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan otak,” ujarnya.

Menurut Sri Harso, pengenalan ikan kepada anak usia sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, konsumsi ikan tidak sekadar menjadi pilihan makanan sesekali, melainkan dapat berkembang menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pilihan Makanan Modern Jadi Tantangan Konsumsi Ikan

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang Agus Dwi Windarto menjelaskan, Gemarikan menjadi sarana edukasi bagi siswa maupun guru untuk memahami kandungan gizi ikan.

Program tersebut juga memperkenalkan berbagai cara pengolahan ikan agar dapat disajikan menjadi makanan sehat dengan bentuk yang lebih menarik.

Menurut Agus, tingkat konsumsi ikan di masyarakat masih perlu ditingkatkan. Salah satu tantangannya adalah kecenderungan memilih berbagai produk pangan olahan modern serta belum meratanya pemahaman mengenai manfaat dan keragaman jenis ikan.

“Pengenalan ikan sejak dini perlu dilakukan agar anak-anak terbiasa mengonsumsi pangan bergizi di tengah beragam pilihan makanan yang tersedia saat ini,” ujarnya.

Melalui edukasi di lingkungan sekolah, pemerintah berharap anak-anak dapat mengenal ikan sebagai sumber protein sekaligus memahami pentingnya memilih makanan yang mendukung kebutuhan gizi tubuh.

Gemarikan Dikaitkan dengan Upaya Penurunan Stunting

Selain membangun kebiasaan makan ikan, penyelenggaraan Gemarikan 2026 juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Magelang dalam memperbaiki kualitas gizi masyarakat.

Program tersebut turut diarahkan untuk mendukung percepatan penurunan stunting melalui peningkatan pengetahuan mengenai pangan bergizi sejak usia dini.

Pendekatan kepada anak sekolah dinilai menjadi salah satu cara memperkenalkan pola konsumsi sehat. Pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan keluarga.

Edukasi Gizi Dikemas Lewat Permainan dan Dongeng

Agar pesan mengenai manfaat konsumsi ikan lebih mudah diterima, Gemarikan 2026 tidak hanya mengandalkan penyampaian materi secara formal. Pemkot Magelang mengemas kegiatan tersebut melalui sejumlah agenda interaktif dan menyenangkan.

Terdapat tiga kegiatan utama yang disiapkan, yakni edukasi dan sosialisasi perikanan, kampanye sekaligus makan ikan bergizi, serta gerak dan lagu Gemarikan.

Pemerintah juga menghadirkan sejumlah narasumber untuk memberikan materi sesuai bidang masing-masing. Mereka di antaranya Ketua Forikan Kota Magelang Nanik Yuniati Damar, Ahli Gizi Persagi Sri Supeni, dan pendongeng Kak Damar.

Melalui kombinasi edukasi gizi, kampanye konsumsi ikan, dan kegiatan hiburan, Gemarikan diharapkan mampu menumbuhkan ketertarikan anak terhadap makanan bergizi.

Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah Pemkot Magelang dalam memperkenalkan pola makan sehat kepada generasi muda agar kebiasaan mengonsumsi ikan dapat terbentuk sejak dini.

Sumber:Anataranews.com

Tinggalkan komentar